dungteng

Everything about WordPress.com Free Action

Jejak Username dan Password di website

Banyak aplikasi web yang meminta registrasi dan login untuk mengakses fitur tertentu. Dengan melakukan registrasi, umumnya pengguna perlu memasukan alamat e-mail, menentukan username dan passward. Semakin sering alamat e-mail terekspos, semakin besar pula kemungkinan spam berdatangan menuju e-mail tersebut. oleh karena itu tidak jarang pengguna yang telah ” berpengalaman” menjadi langganan spam dan terpaksa berganti-ganti e-mail. Ada solusi untuk masalah tesebut. Pertama adalah membuat e-mail khusus untuk menampung ” sampah ” dan menggunakannya hanya untuk keperluan registrasi. Solusi lain adalah menggunakan username/passward yang dishare secara bebas sehingga anda tidak perlu melakukan registrasi. Salah satu website yang menyediakan wadah bagi pengguna untuk mem-posting username/passward yang digunakan untuk login keberbagai website adalah BugMeNot (http://www.bugmenot.com)

Jejaring Sosial

Bisa jadi salah satu cara favorit untuk mencari informasi seseorang adalah di Facebook atau jejaring sosial populer lainnya. memang hal itu tidak selalu berkonotasi negatif karena banyak pengguna facebook yang melakukannya untuk mencari teman lama, mantan pacar, guru favorit masa sekolah dan seterusnya. Namun, cara itu dapat dilakukan oleh penagih utang, pelaku cybercrime dan orang-orang yang tidak diinginkan lainnya.

Anda mungkin akan mendapat masalah jika data pribadi anda, misalnya tanggal lahir,e-mail, nomor telepon, dan alamat rumah, bebas terekpose pada profile yang dapat dilihat pada siapa saja. Data semacam itu dapat disalahgunakan oleh orang lain dan mungkin berpotensi dimanfaatkan olehorang tak dikenal ketimbang oleh teman-teman anda. Teman-teman anda yang sesungguhnya tentu memiliki cara masing-masing untukberkomunikasi dengan anda. Bukankah sangat jarang anda mencari informasi tentang e-mail,nomor telepon dan alamat rumah pada profil facebook teman dekat anda hanya untukmenghubunginya ?

Memahami privacy setting pada website jejaring sosial juga dapat membantu membatasi jejal anda yang tercecer di internet. Tampilkan informasi profile hanya pada pengguna yang telah menjalin pertemanan dengan anda dan jangan mudah menerima pertemanan dari orang tidak dikenal tanpa verifikasi.

User Anonim

Pada berbagai website seperti forum diskusi,blog ataupun mailing list pengguna dapat memberikan kontribusi, misalnya menulikan komentar dan pertanyaan. Apa yang anda tulis akan menjadi jejak yang tidak mudah dihapus karena anda tidak memiliki kontrol pada website /blog tersebut. Jejak tersebut berpotensi terbaca atau ditemukan oleh siapa saja melalui search engine. Belum lagi jika e-mail anda ikut tertera danmenjadi sasaran empuk spam.

Sebagai solusi untuk permasalahan tersebut, selalu pikirkan kemungkinan buruk itu saat beraktivitas dengan identitas asli atau e-mail pribadi. Solusi lainnya adalah menjadi user anonim untuk menjaga privacy, yaitu tampil dengan identitas samaran. Tentunya dengan mempeertimbangkan kelayakan. sebagai contoh, pada komunitas almameter sekolah/universitas, anda tentu tidak layak tampil dengan anonim. Namun, pada komunitas yang menekankan pembahasan topik tertentu secara bebas, menggunakan user anonim justru dapat menghindari diskusi yang menyerang secara personal dan bersifat intimidasi.

Bagaimana menurut anda ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: